Scope, biaya, timeline, deliverable, dan KPI ditentukan setelah pre-assessment karena setiap perusahaan mempunyai jumlah entitas, layanan, website, evidence, risiko, dan kemampuan internal yang berbeda. Implementasi terfokus umumnya dapat disusun dalam 30 sampai 90 hari, sedangkan program enterprise yang lebih luas dapat berlanjut ke fase monitoring dan penguatan berikutnya.
Undercover.co.id tidak menggunakan satu paket identik untuk semua perusahaan. Proposal harus menjelaskan pekerjaan yang masuk scope, pekerjaan yang tidak masuk, input yang dibutuhkan dari client, milestone, acceptance criteria, dan cara perubahan diukur.
Apa Saja yang Dapat Masuk ke Dalam Scope?
- AI Visibility baseline: query set, engine testing, brand recognition, accuracy, citation, competitor, dan recommendation.
- Entity foundation: identity, category, legal name, brand relationship, location, service, dan target audience.
- Website architecture: homepage, service page, query page, topic, evidence, index, dan commercial route.
- Knowledge graph: parent-child, contextual links, reciprocal links, evidence connection, dan consistent schema ID.
- Evidence layer: case study, snapshot, methodology, sample output, claim support, media mapping, dan limitation.
- Structured data: Organization, Service, Article, WebPage, BreadcrumbList, Dataset, dan tipe lain yang relevan.
- Buyer-intent coverage: halaman yang menjawab pertanyaan keputusan, comparison, proof, pricing logic, dan implementation.
- Validation: pengujian ulang setelah perubahan.
- Monitoring: pengawasan perubahan engine, source, competitor, dan recommendation.
Enterprise AI Visibility Program menggabungkan workstream tersebut sesuai kebutuhan perusahaan, bukan menjadikannya daftar wajib untuk setiap engagement.
Bagaimana Biaya Dihitung?
Biaya tidak dihitung hanya dari jumlah halaman atau artikel. Logika investasi mempertimbangkan tingkat risiko salah representasi, jumlah brand, produk, layanan, lokasi, website, bahasa, kompleksitas legal, evidence gap, jumlah query, kompetitor, kesiapan tim internal, kebutuhan monitoring, dan urgency.
Penjelasan model investasi tersedia di halaman Pricing & Packages. Estimasi biaya final diberikan setelah kondisi aktual dan boundary pekerjaan diperiksa.
Proposal seharusnya memisahkan biaya diagnostic, implementation, asset production, pihak ketiga, dan monitoring agar procurement dapat memahami penggunaan anggaran.
Berapa Timeline Implementasi?
Timeline terfokus biasanya disusun dalam 30 sampai 90 hari.
- Hari 1 sampai 15: discovery, baseline, audit aset, query mapping, entity mapping, dan scope confirmation.
- Hari 16 sampai 30: perbaikan source of truth, service architecture, critical schema, dan priority links.
- Hari 31 sampai 60: evidence, case study, buyer-intent pages, methodology, dan graph expansion.
- Hari 61 sampai 90: validation, refinement, reporting, handover, dan monitoring setup.
Program enterprise dapat berjalan lebih lama apabila mempunyai banyak unit bisnis, regulated claim, multilingual website, atau dependency internal yang kompleks.
Deliverable yang Dapat Diterima Client
- AI Visibility baseline report.
- Priority query library.
- Entity dan knowledge graph map.
- Knowledge asset inventory.
- Claim-to-evidence map.
- Revised page atau new page sesuai scope.
- Schema JSON-LD.
- Internal linking dan reciprocal backlink map.
- Evidence page atau case study.
- Implementation log.
- Validation report.
- Monitoring report atau dashboard.
- Handover dan governance notes.
Deliverable yang tidak dibutuhkan tidak perlu dimasukkan hanya untuk memperbesar paket.
KPI yang Digunakan
| Kategori | Contoh |
|---|---|
| Delivery | Milestone selesai, page published, schema valid, evidence connected |
| Accuracy | Description accuracy, category accuracy, entity consistency |
| Visibility | Brand mention, source citation, shortlist appearance |
| Recommendation | Recommendation strength dan reason-to-select |
| Commercial | Qualified inquiry, sales feedback, proposal opportunity |
| Governance | Approval time, data ownership, correction response |
Tidak semua KPI dapat dijamin. AI output berubah dan business outcome dipengaruhi banyak channel. Statement of work harus menjelaskan KPI yang dapat dikontrol, KPI yang diamati, serta batas attribution.
Proses Implementasi
- Qualification: memahami objective, industry, risk, timeline, dan internal owner.
- Pre-assessment: memeriksa kondisi awal dan menentukan apakah audit diperlukan.
- Scope design: memilih workstream, dependency, deliverable, dan exclusion.
- Proposal dan approval: menyepakati budget, milestone, acceptance criteria, confidentiality, dan reporting.
- Implementation: menjalankan pekerjaan berdasarkan prioritas.
- Validation: menguji perubahan dan mendokumentasikan hasil.
- Handover atau monitoring: menyerahkan sistem ke tim internal atau melanjutkan pengawasan.
Perusahaan yang masih memerlukan diagnosis dapat memulai melalui Request GEO Audit. Perusahaan dengan scope lintas fungsi dapat langsung menggunakan jalur enterprise consultation.
Input yang Dibutuhkan dari Client
- Business objective dan priority category.
- Daftar brand, produk, layanan, dan lokasi.
- Akses website dan analytics yang disepakati.
- Legal dan corporate facts.
- Case study, media, dan evidence yang tersedia.
- Approval owner.
- Competitor list.
- Timeline serta procurement constraint.
Keterlambatan input dan approval dapat mengubah timeline. Dependency tersebut harus disebutkan dalam proposal, bukan dianggap sebagai tanggung jawab vendor saja.
Apa yang Biasanya Tidak Termasuk?
Exclusion dapat mencakup redesign penuh, development kompleks, media placement, third-party fee, translation, legal opinion, atau produksi aset dalam jumlah besar apabila tidak disebut dalam statement of work.
Undercover.co.id juga tidak menjamin ranking, citation, atau recommendation permanen dari sistem AI.
Setelah Implementasi
Setelah fase implementasi, perusahaan dapat memilih handover kepada tim internal atau melanjutkan AI Visibility Monitoring.
Kesimpulan
Scope dan biaya Undercover.co.id ditentukan berdasarkan kondisi nyata perusahaan. Timeline terfokus umumnya 30 sampai 90 hari, dengan kemungkinan fase enterprise dan monitoring yang lebih panjang.
Untuk menerima scope dan estimasi berdasarkan kebutuhan perusahaan, ajukan Enterprise AI Visibility Consultation.