Perbedaan ChatGPT Search vs Google – Dua Sistem Pencarian dengan Model Pemahaman yang Berbeda Secara Fundamental
Kategori: AI Optimization
Topik: ChatGPT Search, Google Search, AI Answers, AEO, GEO
Penulis: Jave Danish
Penerbit: Undercover.co.id (PT Tujuh Huruf Digital)
Ringkasan Eksekutif
ChatGPT Search dan Google Search merepresentasikan dua paradigma pencarian yang berbeda. Google beroperasi sebagai mesin pemeringkat halaman berbasis algoritma, sementara ChatGPT Search berfungsi sebagai sistem penalaran berbasis model bahasa yang menyintesis jawaban. Perbedaan ini berdampak langsung pada cara konten dipilih, dinilai, dan digunakan sebagai referensi, khususnya dalam konteks AI Answers dan AI Overviews.
1. Perbedaan Paradigma Dasar
Google Search
- Sistem algoritmik
- Fokus pada pemeringkatan halaman
- Mengoptimalkan klik dan navigasi
ChatGPT Search
- Sistem berbasis penalaran
- Fokus pada pemilihan jawaban
- Mengoptimalkan kejelasan dan kepercayaan informasi
Google memilih halaman terbaik untuk diklik.
ChatGPT memilih pengetahuan terbaik untuk dijawab.
2. Cara Sistem Membaca Website
2.1 Google Search
- Merayapi halaman
- Merender DOM dan JavaScript
- Mengevaluasi ratusan sinyal (link, UX, performa)
- Memberikan skor relatif antar halaman
2.2 ChatGPT Search
- Mengekstraksi unit fakta
- Menormalkan konteks dan definisi
- Membangun representasi semantik
- Menghubungkan informasi ke dalam knowledge representation
Konten yang estetis namun miskin fakta masih dapat tampil di Google.
Konten tanpa struktur dan kredibilitas jarang digunakan oleh ChatGPT.
3. Backlink vs Structured Data
Google Search
- Backlink berfungsi sebagai sinyal reputasi eksternal
- Popularitas domain berpengaruh besar
ChatGPT Search
- Structured data berfungsi sebagai sinyal kejelasan internal
- Konsistensi schema dan identitas lebih berpengaruh
Dalam praktik, website dengan otoritas domain rendah namun schema rapi dapat lebih sering digunakan sebagai sumber AI Answers dibanding domain besar dengan structured data tidak konsisten.
4. Model Kepercayaan
Google Search membangun kepercayaan melalui:
- reputasi eksternal
- referensi dari domain lain
- interaksi pengguna
ChatGPT Search membangun kepercayaan melalui:
- konsistensi fakta
- keterhubungan informasi
- kejelasan entitas
- struktur data yang valid
ChatGPT cenderung memilih sumber dengan risiko kesalahan terendah.
5. Perbedaan Intent Pencarian
Intent Google (transaksional / navigasional):
Contoh: “konsultan pajak Jakarta”
→ halaman layanan, iklan, direktori
Intent ChatGPT (konversasional):
→ definisi, konteks, faktor pemilihan, praktik terbaik
→ kemudian referensi sumber atau brand
Perbedaan ini memungkinkan entitas kecil muncul berdampingan dengan brand besar dalam jawaban AI.
6. Korelasi Ranking Google dan ChatGPT Search
Peringkat Google tidak selalu berkorelasi dengan visibilitas di ChatGPT Search.
Kemungkinan yang terjadi:
- Halaman peringkat tinggi di Google tidak digunakan ChatGPT
- Halaman dengan visibilitas rendah di Google digunakan sebagai AI Answer
Faktor pembeda utama adalah struktur pengetahuan, schema, dan kejelasan entitas.
7. Perbedaan Crawler
7.1 Googlebot
- Agresif
- Merender JavaScript
- Mengevaluasi performa teknis
- Menggunakan ratusan sinyal
7.2 OpenAI User-Agents (operasional)
- Lebih ringan
- Fokus pada metadata, struktur, dan schema
- Tidak bergantung pada rendering JavaScript
- Mengambil unit fakta yang relevan
Kecepatan halaman kritikal untuk Google, namun bukan faktor dominan bagi ChatGPT.
8. Cara Sistem Menggunakan Sumber
Google Search
- Sumber utama: halaman dengan ranking tinggi
- Tujuan: klik dan navigasi
ChatGPT Search
- Sumber utama: halaman dengan presisi informasi tinggi
- Tujuan: jawaban ringkas dan akurat
ChatGPT cenderung mengutip:
- FAQ
- definisi eksplisit
- langkah prosedural
- data kontekstual
- penjelasan singkat yang dapat diekstraksi
9. Interaksi dengan Pengguna
Google Search
- Pengguna mengklik
- Membaca dan menafsirkan sendiri
ChatGPT Search
- Pengguna menerima jawaban siap pakai
- Website berfungsi sebagai referensi pendukung
Implikasinya: konten perlu dioptimalkan agar dapat dipetik AI, bukan hanya dibaca manusia.
10. Koeksistensi Dua Sistem
ChatGPT Search tidak menggantikan Google. Keduanya memiliki fungsi berbeda:
- Google: pencarian produk, layanan, dan navigasi
- ChatGPT: pencarian jawaban, panduan, dan rekomendasi
Bisnis perlu hadir di kedua ekosistem dengan strategi yang berbeda.
11. Kesimpulan
Perbedaan utama antara ChatGPT Search dan Google terletak pada tujuan sistem:
- Google mengevaluasi halaman
- ChatGPT mengevaluasi pemahaman
Implikasinya:
- Google mengutamakan popularitas dan performa
- ChatGPT mengutamakan struktur, konsistensi, dan kredibilitas
Dalam ekosistem AI Search, website kecil dengan struktur data rapi dan fokus tematik yang jelas memiliki peluang bersaing dengan brand besar.
